Jumat, 29 September 2017

PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN MULTIMEDIA

PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN DENGAN MULTIMEDIA 

                     Dalam proses pembelajaran dengan menggunakan media pastinya kita harus memperhatikan prinsip-prinsip dasar dalam penggunaannya. Berikut beberapa prinsip-prinsip multimedia:

1.        Prinsip Multimedia

       pada prinsip in,  Orang belajar lebih mudah menggunakan teks dan gambar dari pada hanya menggunakan teks.

2.        Prinsip Kesinambungan Spasial

        Orang belajar lebih baik ketika teks dan gambar yang terkait disandingkan secara berdekatan dibandingkan teks dan gambar yang terkait dipisahkan.

3.        Prinsip Kesinambungan Waktu

        Orang belajar lebih baik ketika teks dan gambar disajikan secara simultan dibandingkan teks dan gambar disajikan secara bergantian atau setelahnya.

4.        Prinsip Koheren

        Orang belajar lebih baik ketika teks, gambar, video, dan animasi yang tidak terkait dan tidak relevan dengan konsep tidak disajikan.

5.        Prinsip Modalitas

        Orang belajar lebih baik ketika video dan animasi disertai narasi dibandingkan animasi disertai dengan teks pada satu layar.

6.        Prinsip Redundansi

        Orang belajar lebih baik ketika video dan animasi disertai narasi dibandingkan animasi yang disertai narasi dan teks pada satu layar.

7.        Prinsip Personalisasi

       prinsip ini menekankan untuk Orang belajar lebih baik dari teks yang disusun komunikatif dibandingkan teks yang formal.

8.        Prinsip Interaktivitas

        Orang belajar lebih baik ketika ia dapat berinteraktif dengan sumber belajar.

9.        Prinsip Sinyal

        Orang belajar lebih baik ketika teks diberikan penekanan atau highlight.

10.     Prinsip Perbedaan Individual

        Orang belajar lebih baik jika pendekatan media yang digunakan sesuai dengan gaya belajarnya.

Kamis, 28 September 2017

TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN INFORMASI



TEKNOLOGI, KOMUNIKASI DAN INFORMASI

Dalam kegiatan ICT harus terdiri dari beberapa komponen yakni collect (mengumpulkan), store (menyimpan), edit (menyunting), process (mengolah), transmit (mengirimkan informasi dalam berbagai bentuk). Komponen-komponen tersebut harus diselaraskan dalam penggunaan Teknologi, komunikasi dan informasi.

Dalam kehidupan sehari-hari tidak terlepas dengan media ICT dikarenakan perkembangan ICT yang sangat pesat dan tututan teknologi yang mengaharuskan penggunaan secara berkala. Mengapa kita harus menggunakan ICT?                                                                                         Berikut beberapa alasan untuk menggunakan ICT yaitu:
1. 1.     Dapat mempermudah proses belajar mengajar (PBM)
2. 2. Dapat menjadikan materi abstrak menjadi kongkrit 
3. Materi sulit jadi mudah dipahami
4.     Mempermudah visualisasi dan simulasi
5.     Menjadikan pembelajaran interaktif dengan multimedia
6.     Kekuatan hypertext (dibandingkan dengan buku)
7.     Memudahkan memilih, mensintesa, dan mengkolaborasi
8.     Dapat mengakomodasi siswa yang lamban
9.     Penggambaran ulang objek belajar dan pola pikir siswa
10.  Menigkatkan daya ingat siswa dengan belajar secara multimedia.

Selain kegunaan ICT yang sungguh luar biasa, pastinya terdapat dampak negatif dan pengaruh yang tidak baik terhadap penggunanya.  Beberapa ancaman dalam penggunaan ICT sebagai berikut:
1.   Ketergantungan bagi pengguna ICT
2.   Dapat terjadi penyalahgunaan/penyimpangan/hoax
Dampak negatif ini dapat diminimalisir dengan cara melakukan trianggulasi informasi yang diterima. Artinya apapun informasi yang diterima harus dichek kembali kebenarannya.
Berikut beberapa Manfaat/kegunaan ICT dalam pendidikan dan pembelajaran:
1.   Memberikan kesempatan belajar bagi semua orang
2.   ICT dan perkembangan terakhir (vision)
3.   ICT/e-learning salah satu cara mengatasi masalah pendidikan
4.   Pembelajaran lebih menarik dan interaktif
5.   Pembelajaran jarak jauh.
                  Selain manfaat ICT dalam pembelajaran, kita juga harus memperhatikan bebrapa aspek-aspek  pembelajaran yang berbasis ICT. Berikut beberapa aspek-aspek pembelajaran ICT:
1.     Efektif dan efisien dalam pengembangan maupun penggunaan media pembelajaran
2.     Reliable (handal)
3.     Maintable (dapat dikelolah dengan mudah)
4.     Usabilitas (mudah digunakan dan sederhana dalam pengoperasiannya)
5.     Ketepatan pemilihan jenis aplikasi untuk pengembangan
6.     Kompabilitas (media pembelajaran dapat dijalankan diberbagai hardwere dan softwere yang ada)
7.     Pemaketan program media pembelajaran terpadu dan mudah dalam eksekusi
8.     Dokumentasi program media pembelajaran yang lengkap meliputi: petunjuk intalasi (jelas,singkat, lengkap),troble shooting (jelas, terstruktur, dan antisipatif), desain program (jelas, menggambarkan alur kerja program)
9.     Reusable (sebagian atau seluruh program media pembelajaran dapat dimanfaatkan kembali untuk mengembangkan media pembelajaran lain).
                   Beberapa fungsi ICT sebagai gudang ilmu:
1.     Referensi penelitian terkini (internet based content)
2.     Manajemen pengetahuan (knowledge management)
3.     Jaringan pakar beragam bidang ilmu (comunity of internet network)
4.     Jaringan antar institusi pendidikan (education institution)
5.     Pusat pengembangan materi ajar
6.     Wahana pengembangan kurikulum
7.     Komunitas perbandingan standar kompetensi.

GAYA BELAJAR TIPE VISUAL, AUDITORI DAN KINESTETIK



          

 Pengertian  Gaya Belajar
Gaya belajar dapat diartikan sebagai cara seseorang dalam menerima hasil belajar dengan tingkat penerimaan yang optimal dibandingkan dengan cara yang lain.

Jenis atau Macam-macam Gaya Belajar
1. Gaya Belajar Visual
        Seseorang yang memiliki gaya belajar visual cenderung belajar melalui hubungan visual (penglihatan). Oleh karena itu dalam gaya belajar visual yang sifatnya eksternal, ia menggunakan materi atau media yang bisa dilihat atau mengeluarkan tanggapan indera penglihatan. Materi atau media yang bisa digunakan adalah buku, poster, majalah, rangka tubuh manusia, peta, dan lain-lain. Sedangkan gaya belajar visual yang bersifat internal adalah menggunakan imajinasi sebagai sumber informasi.

Berikut Ciri-ciri orang yang memiliki gaya belajar tipe visual :
a. Mengingat apa yang dilihat ,dari pada yang didengar
b. Suka mencatat-catat sesuatu/mencoret-coret sesuatu
c. Pembaca cepat dan tekun
d. Lebih suka membaca daripada dibacakan
e. Rapid an teratur
f. Mementingkan penampilan
g. Teliti terhadap detail
h. Pengeja yang baik
i. Lebih memahami gambar dan bagan dari pada instruksi tertulis

2. Gaya Belajar Auditori
      Orang yang memiliki Gaya belajar ini cenderung menggunakan pendengaran/ audio sebagai sarana mencapai keberhasilan dalam belajar. Gaya belajar auditori yang bersifat eksternal adalah dengan mengeluarkan suara atau ada suara. Mereka dapat membaca keras, mendengarkan rekaman kuliah, diskusi dengan teman, mendengarkan musik, kerja kelompok, dan lain-lain. Gaya auditori yang bersifat internal adalah memerlukan suasana yang tenang-hening sebelum mempelajari sesuatu. Setelah itu diperlukan perenungan beberapa saat terhadap materi apa saja yang telah dikuasai dan yang belum.

Ciri-ciri orang yang memiliki gaya belajar tipe auditori :
a. Lebih cepat menyerap dengan mendengarkan
b. Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
c. Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada
d. Bagus dalam berbicara
e. Berbicara dengan irama yang berpola
f. Belajar dengan mendengarkan dan mengingatkan apa yang didiskusikan daripada  
    dilihat
g. Suka berbicara, suka berdiskusi dan menjelaskan sesuatu yang panjang lebar dan banyak argumen
h. Suka musik dan bernyanyi
i. Tidak bisa diam dalam waktu yang lama
j. Suka mengerjakan tugas kelompok

3. Gaya Belajar Kinestetik
        Orang yang memiliki gaya belajar kinestetik belajar melalui gerakan-gerakan sebagai sarana memasukkan informasi ke dalam otaknya. Penyentuhan dengan bidang objek sangat disukai karena mereka dapat mengalami sesuatu dengan sendiri. Gaya belajar jenis ini yang bersifat eksternal adalah melibatkan kegiatan fisik,membuat model, memainkan peran, berjalan, dan sebagainya. Sedangkan gaya belajar kinestetika yang bersifat internal menekankan pada kejelasan makna dan tujuan sebelum mempelajari sesuatu hal.

Ciri-ciri orang yang memiliki gaya belajar kinestetik :
a. Selalu berorientasi fisik dan banyak bergerak
b. Berbicara dengan perlahan
c. Menanggapi perhatian fisik
d. Suka menggunakan berbagai peralatan dan media
e. Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian
f. Berdiri dekat ketika berbicara dengan orang
g. Mempunyai perkembangan awal otot-otot yang besar
h. Belajar melalui praktek langsung
i. Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
j. Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca
k. Banyak menggunakan isyarat tubuh
l. Tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama
m. Menyukai buku-buku berorientasi pada cerita
n. Ingin melakukan segala sesuatu (atau aktif untuk bergerak)
o. Menyukai permainan dan olahraga

Kesimpulan:
1.      Gaya belajar adalah cara seseorang menerima proses pembelajaran dengan tingkat penerimaan yang optimal dibandingkan dengan cara yang lain.
2.      Ada 3 tipe gaya belajar yakni tipe visual, tipe auditori, dan kinestetik
3.      Pada masing-masing tipe gaya belajar memiliki ciri khas dan kelebihan serta kelemahan yang harus sama-sama diberikan keseimbangan diantara ketiganya.


MEDIA INTERAKTIF

A. Pengertian  Multimedia  Pembelajaran Multimedia  adalah  media  yang  menggabungkan  dua  unsur  atau  lebih  media  yang  terdiri  d...